Ekspos Kajian Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kabupaten Kotabaru

Beranda | Ragam | Wisata | Galleri Photo | Pengaduan | Database SKPD | Buku Tamu | Kontak Kami

Ekspos Kajian Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kabupaten Kotabaru

Kotabaru [20 April 2009]

 

Lembaga Penelitian Unlam yang bekerjasama dengan Bidang Statlitbang Bappeda Kabupaten Kotabaru Pulau Laut Kalimantan Selatan Senin (20/4) melakukan ekspos hasil Kajian Pembangunan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kecamatan Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan.   Dihadiri oleh Wakil Bupati Kotabaru dan undangan lainnya dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Sekretariat Daerah, Dinas Koperasi, UKM dan Industri, Camat Pulau Laut Barat, Dinas PU dan Pengurus PNPM Mandiri.  

Tim Peneliti yang terdiri dari Dr. Ahmad Alim Bachri.SE., M.Si, Drs. Abd. Kadir. M.Si. Ak, Doni Stiadi. S.Si. M.Si, Ibrahim Sota. S.Si. M.Si dan Siswanto. S.Sos. M.Si memberikan beberapa rekomendasi kebijakan antara lain :

Pembangunan kualitas sumberdaya manusia pada kawasan pesisir Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan, merupakan salah satu strategi pembangunan yang sangat penting untuk memajukan pembangunan wilayah pesisir secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi kebijakan pembangunan pendidikan terintegrasi dan holistik. 

Percepatan proses pembangunan ekonomi pada kawasan pesisir Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan, hanya dapat dilaksanakan dengan dukungan kebijakan pembangunan yang lebih fokus pada peningkatan kualitas  infrastruktur perekonomian yang sesuai dengan kebutuhan wilayah.

Pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di sekitar wilayah pesisir Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan merupakan pembangunan strategis yang bersifat multi dimensional, sehingga membutuhkan kebijakan pemerintah yang lebih komprehenship terutama yang terkait dengan tata ruang wilayah, kependudukan dan ketenagakerjaan serta perizinan usaha, dll.

Keberadaan kawasan ekonomi khusus (KEK) di sekitar wilayah pesisir Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan memerlukan kebijakan pemetaan terhadap potensi sumbedaya alam dan kebutuhan integrated supporting facility  terhadap pengembangan kawasan, seperti perencanaan/master plan pengembangan kawasan wisata bahari potensial.

Kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan relatif tertinggal sehingga membutuhkan kebijakan dalam bidang pemberdayaan ekonomi, terutama dalam aspek  kelembagaan untuk menigkatkan akses masyarakat dalam pemasaran komoditas yang dihasilkan.

Kebijakan lain yang sangat diperlukan untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat peisir wilayah Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan, adalah peningkatan capacity building masyarakat untuk merubah secara bertahap pola pikir dan pola hidup dalam prilaku hidup yang lebih baik dalam arti hidup lebih sejahtera dan lebih sehat.

Pelestarian nilai-nilai social capital yang dimiliki oleh masyarakat pesisir wilayah Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Kepulauan, memerlukan kebijakan maintenance policy for social capital agar modal sosial tetap eksis dan menjadi sumber kekuatan dalam proses pelaksanaan pembangunan.

 

Total hits : 2589

Berita Pilihan

  • Pulau Samber Gelap
    pulau Samber Gelap (tampak bangunan Mercu Suar) Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan s...
  • Pertemuan Triwulanan Forum CD-CSR Kabupaten Kotabaru
    Kamis (7/10) diselenggarakan Pertemuan Triwulanan CD-CSR Kabupaten Kotabaru 2011-2015 bertempat di Aula Hotel Grand Surya yang dihadiri oleh perusahaa...
  • Rencana Taman Kota (RTH Suryagandamana)
    Potret lokasi RTH Suryagandamana dari angkasa Mesjid Agung - Jalan Suryagandamana - Gunung Sebatung Rencana Pembangunan RTH Ruang Terbuka Hijau Jl. Su...