Ekspose Kajian Potensi PLTA di Kecamatan Pamukan Barat & Sungai Durian

Bappeda® Ekspose Kajian Potensi PLTA di Kecamatan Pamukan Barat & Sungai Durian di Ruang Rapat Kantor Bappeda pada Senin (7/12). Dipresentasikan oleh Tim dari LPPM Institut Teknologi Surabaya (ITS).
Potensi tenaga air tersebar hampir di seluruh Indonesia dan diperkirakan mencapai 75.000 MW, sementara pemanfaatannya baru sekitar 2,5 persen dari potensi yang ada. Turbin air sebagai alat pengubah energi potensial air menjadi energi torsi/putar yang dapat dimanfaatkan sebagai penggerak generator, pompa dan peralatan lain. Untuk daerah/lokasi yang mempunyai sumber energi air sangatlah menguntungkan apabila memanfaatkan teknologi turbin air.
Dengan jumlah debit tertentu, maka air sungai tersebut dapat dialirkan untuk menggerakkan turbin sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik. Dalam skala layanan kecil pembangkit listrik tersebut dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).
Di Kabupaten Kotabaru, terutama di pelosok desa, pasokan listrik masih banyak menggunakan tenaga listrik diesel/Genzet dan terjadi pemborosan biaya (Bahan Bakar). Adanya potensi sungai di kecamatan Sampanahan dan Pamukan Barat yang dapat digunakan sebagai Pembangkit Listrik Mikro Hidro.
Permasalahan
- Belum tersedianya jaringan listrik pada beberapa Kawasan Permukiman, terutama di daerah pelosok pedalaman.
- Potensi Sumber listrik masih memanfaatkan Genset (Pribadi/kelompok), sehingga biaya operasional bahan bakar tinggi.
- Adanya sumber daya air sungai yang belum termanfaatkan sebagai sumber energi listrik.
Tujuan
- Melakukan analisa potensi air sungai sebagai sumber energi listrik
- Melakukan kajian teknis hidrologi terhadap sungai dan potensi debit air sungai
- Melakukan kajian teknis M/E terhadap daya listrik yang dihasilkan dari debit air sungai dan distribusi jaringan listrik.
- Melakukan kajian biaya pembangunan unit pembangkit PLTMH.
- Mendapatkan kesimpulan dan rekomendasi terhadap rencana pembangunan PLTMH yang dapat dilaksanakan
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)
Pada dasarnya memanfaatkan energi potensial air (jatuhan air). Semakin tinggi jatuhan air (head) maka semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik. Di samping faktor geografi yang memungkinkan, tinggi jatuhan air (head) dapat pula diperoleh dengan membendung aliran air sehingga permukaan air menjadi tinggi. PLTMH memiliki komponen-komponen bangunan intake/bendung, bangunan pengendap pertama, saluran pembawa, bangunan pengendap kedua dan forebay, penstok dan kelengkapannya, rumah turbin, kontrol beban dan atau kontrol turbin, generator listrik, sistim jaringan dan distribusi listrik, dan sambungan rumah.
Pemilihan Lokasi
Rencana Calon Lokasi PLTMH merupakan usulan dari masyarakat, setelah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dinas terkait yaitu di Kecamatan Pamukan Barat dan Kecamatan Sungai Durian.
Kriteria Lokasi.
- Merupakan Sungai yang memiliki kapasitas debit air yang cukup untuk sebuah PLTMH
- Memiliki Ketinggian (Head) antara sumber air dengan rumah pembangkit.
Kesimpulan
Hasil observasi lapangan dan analisis kajian teknis menyimpulkan bahwa Sungai Semihim di Desa Sengayam, serta Sungai Panghuitan dan Sungai Sampanahan di Desa Sampanahan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi rencana PLTA.
Dengan pertimbangan kondisi eksisting sungai, debit aliran sepanjang tahun, serta adanya rancangan teknis tertentu maka Sungai Semihim diprediksikan memiliki potensi daya listrik 30,96 kW, Sungai Panghuitan diprediksikan memiliki potensi daya listrik kW Kwatt, dan Sungai Sampanahan diprediksi memiliki potensi daya listrik sebesar 716,64 kW .
Rekomendasi
Berdasarkan kesimpulan tersebut maka disarankan agar kegiaan Kajian Potensi Rencana Pembangunan PLTA Mikrohidro di Sungai Semihim dan Sungai panghuitan ini ditindak lanjuti ke tahap Studi Kelayakan (Feasibility Study) dengan aspek kajian yang lebih luas.Untuk sungai Sampanahan dengan debit yang besar, direkomendasikan sebagai pembangkit PLTA dengan kapasitas dan investasi yang besar.
Total hits : 665